Fahmi, Fahmi (2026) Analisis Usahatani Melon (Cucucmis melo L.) Sistem Hidroponik di Rumah Kebon Farm Kelurahan Tembilahan Hilir Kecamatan Tembilahan. Diploma thesis, Universitas Islam Indragiri.
|
Text
01 Cover-Daftar lampiran Fahmi (201221010026).pdf Download (1MB) |
|
|
Text
02 Bab 1 Fahmi (201221010026).pdf Download (300kB) |
|
|
Text
03 Bab 2 Fahmi (201221010026).pdf Download (377kB) |
|
|
Text
04 Bab 3 Fahmi (201221010026).pdf Download (367kB) |
|
|
Text
05 Bab 4 Fahmi (201221010026).pdf Restricted to Repository staff only Download (423kB) |
|
|
Text
06 Bab 5 Fahmi (201221010026).pdf Download (252kB) |
|
|
Text
07 Daftar Pustaka-Lampiran Fahmi (201221010026).pdf Download (994kB) |
|
|
Text
hasil-plagiarisme-Skripsi Fahmi (2026)..-1.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
Abstract
Budidaya melon sistem hidroponik merupakan salah satu inovasi di bidang pertanian yang mampu menghasilkan buah berkualitas tinggi meskipun dilakukan pada lahan yang terbatas. Salah satunya usahatani di Rumah Kebon Farm Kelurahan Tembilahan Hilir Kecamatan Tembilahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan, keuntungan, pendapatan kerja dalam keluarga (PKDK), efisiensi usaha, serta strategi pemasaran (4P) pada usahatani melon sistem hidroponik di Rumah Kebon Farm. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Analisis data dilakukan menggunakan analisis biaya, penyusutan alat, penerimaan, keuntungan, pendapatan kerja dalam keluarga (PKDK), efisiensi usaha (R/C Ratio), serta analisis pemasaran (4P). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usahatani melon sistem hidroponik sebesar Rp. 10.103.933 per satu kali produksi, sedangkan total penerimaan sebesar Rp. 25.350.000, sehingga diperoleh keuntungan sebesar Rp. 15.246.067 per produksi. Pendapatan kerja dalam keluarga (PKDK) yang diperoleh sebesar Rp. 20.295.000 per produksi. Nilai efisiensi usaha (R/C Ratio) sebesar 2,51, yang berarti setiap pengeluaran biaya sebesar Rp. 1,00 mampu menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 2,51 sehingga usaha ini dinyatakan efisien dan layak untuk dikembangkan. Berdasarkan analisis pemasaran (4P), Rumah Kebon Farm telah menerapkan strategi pemasaran melalui produk berkualitas premium, harga yang kompetitif, lokasi pemasaran yang strategis, serta promosi melalui media sosial dan edukasi kepada konsumen. Namun demikian, perlu dilakukan peningkatan promosi dan perluasan saluran pemasaran agar daya saing produksi semakin meningkat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | melon, hidroponik, keuntungan, efisiensi, pemasaran. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis |
| Depositing User: | Nilam Sari |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:42 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:42 |
| URI: | http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1085 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
