Ratu Munawarah, ST. Rukmana (2026) Pelaksanaan resosialisasi bagi narapidana residivis narkotika di lembaga pemasyarakatan kelas IIA tembilahan. Diploma thesis, Universitas Islam Indragiri.
Preview |
Text
301221010004_ST.Rukmana_01_Cover_Abstrak_Pengesahan.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
301221010004_ST.Rukmana_02_Pendahuluan.pdf Download (399kB) | Preview |
Preview |
Text
301221010004_ST.Rukmana_03-Bab 1.pdf Download (670kB) | Preview |
Preview |
Text
301221010004_ST.Rukmana_04-Bab 2.pdf Download (594kB) | Preview |
|
Text
301221010004_ST.Rukmana_05-Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (736kB) |
|
Preview |
Text
301221010004_ST.Rukmana_06- BAB 4.pdf Download (326kB) | Preview |
Preview |
Text
301221010004_ST.Rukmana_07-Pustaka-Lampiran.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
301221010004_ST.Rukmana_00_Bukti Lulus Turnitin.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Tindak pidana narkotika merupakan salah satu permasalahan yang mendapat perhatian serius di Indonesia karena dampaknya yang luas terhadap berbagai aspek kehidupan. Salah satu permasalahan yang masih dihadapi adalah tingginya jumlah narapidana residivis narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan. Padahal, sistem pemasyarakatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 menekankan tujuan resosialisasi melalui pembinaan untuk mencegah pengulangan tindak pidana. Tingginya angka residivis menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan normatif dan pelaksanaan di lapangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: 1) Bagaimana pelaksanaan resosialisasi bagi narapidana residivis narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan? 2) Apa saja kendala serta upaya yang dilakukan oleh pihak lembaga pemasyarakatan dalam pelaksanaan resosialisasi bagi narapidana residivis narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan? Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif dengan lokasi penelitian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan. Populasi penelitian berjumlah 121 orang yang terdiri dari petugas pemasyarakatan dan narapidana residivis narkotika, dengan sampel sebanyak 31 orang yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan meliputi data primer, data sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Seluruh data dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resosialisasi narapidana residivis narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan dilaksanakan melalui pembinaan tahap lanjutan dan tahap akhir. Tahap lanjutan meliputi pembinaan kepribadian dan kemandirian, sedangkan tahap akhir dilaksanakan melalui program integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB). Pelaksanaannya menghadapi hambatan berupa overcapacity, keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, kurang optimalnya kerja sama antarinstansi, keterbatasan waktu pembinaan, serta faktor internal narapidana. Upaya yang dilakukan antara lain melalui pendekatan pembinaan yang humanis dan persuasif serta peningkatan kerja sama dengan instansi penegak hukum dalam kegiatan penyuluhan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Resosialisasi,narkotika,lembaga pemasyarakatan |
| Subjects: | K Law > KF Criminal Law |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Nilam Sari |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 03:16 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 03:44 |
| URI: | http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1360 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
