Implementasi Penanganan Tindak Pidana Penganiayaan Akibat Motif Dendam di Kepolisian Sektor Reteh

Karimadoni, Ricky (2026) Implementasi Penanganan Tindak Pidana Penganiayaan Akibat Motif Dendam di Kepolisian Sektor Reteh. Journal of Innovative and Creativity. ISSN 2776-771X

[thumbnail of 2085.+ID+13321+Ricky+43110-43117.pdf]
Preview
Text
2085.+ID+13321+Ricky+43110-43117.pdf

Download (275kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penanganan tindak pidana penganiayaan akibat motif dendam di Kepolisian Sektor Reteh serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris (sosiologis) dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Data diperoleh melalui penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan, yang selanjutnya dianalisis secara kualitatif serta disajikan secara deskriptif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa implementasi penanganan tindak pidana penganiayaan akibat motif dendam di Kepolisian Sektor Reteh telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dimulai dari penerimaan laporan, penyelidikan, penyidikan, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi, korban dan tersangka, hingga pelimpahan berkas perkara kepada penuntut umum. Dalam pelaksanaannya, penyidik berupaya menerapkan prinsip profesionalitas, objektivitas, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap hak-hak para pihak guna mewujudkan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum. Meskipun demikian, implementasi penanganan perkara masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan alat bukti, minimnya saksi yang bersedia memberikan keterangan, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, adanya upaya penyelesaian perkara secara kekeluargaan, keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan sumber daya manusia, serta faktor psikologis korban dan pelaku. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan profesionalisme penyidik, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, penguatan koordinasi antar aparat penegak hukum, serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat agar proses penanganan tindak pidana penganiayaan dapat berjalan lebih efektif dan mampu memberikan perlindungan hukum serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Penanganan Tindak Pidana, Penganiayaan, Motif Dendam, Kepolisian Sektor Reteh
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Nilam Sari
Date Deposited: 23 Oct 2026 09:26
Last Modified: 23 Oct 2026 09:26
URI: http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1580

Actions (login required)

View Item View Item