Perencanaan Waktu dan Tenaga Kerja dengan Metode CPM Gedung Sekolah Kb-Tk Kasih Lestari Tembilahan

Fikri, Muhammad (2026) Perencanaan Waktu dan Tenaga Kerja dengan Metode CPM Gedung Sekolah Kb-Tk Kasih Lestari Tembilahan. Diploma thesis, Universitas Islam Indragiri.

[thumbnail of 401211010004-Muhammad FIkri-00-Awal.pdf] Text
401211010004-Muhammad FIkri-00-Awal.pdf

Download (638kB)
[thumbnail of 401211010004-Muhammad FIkri-01-Bab1.pdf] Text
401211010004-Muhammad FIkri-01-Bab1.pdf

Download (258kB)
[thumbnail of 401211010004-Muhammad FIkri-02-Bab2.pdf] Text
401211010004-Muhammad FIkri-02-Bab2.pdf

Download (725kB)
[thumbnail of 401211010004-Muhammad FIkri-03-Bab3.pdf] Text
401211010004-Muhammad FIkri-03-Bab3.pdf

Download (392kB)
[thumbnail of 401211010004-Muhammad FIkri-04-Bab4.pdf] Text
401211010004-Muhammad FIkri-04-Bab4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (860kB)
[thumbnail of 401211010004-Muhammad FIkri-05-Bab5.pdf] Text
401211010004-Muhammad FIkri-05-Bab5.pdf

Download (280kB)
[thumbnail of 401211010004-Muhammad FIkri-06-Akhir.pdf] Text
401211010004-Muhammad FIkri-06-Akhir.pdf

Download (810kB)
[thumbnail of hasil-plagiarisme-cek plagiat 401211010004_Muhammad Fikri.pdf] Text
hasil-plagiarisme-cek plagiat 401211010004_Muhammad Fikri.pdf

Download (18MB)

Abstract

Perencanaan waktu dan tenaga kerja merupakan bagian penting dalam manajemen konstruksi karena berpengaruh terhadap kelancaran pelaksanaan pekerjaan dan penggunaan sumber daya pada proyek. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan waktu pelaksanaan dan kebutuhan tenaga kerja pada Proyek Pembangunan Gedung Sekolah KB-TK Kasih Lestari Tembilahan menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Data yang digunakan berupa data pekerjaan, volume pekerjaan, durasi, hubungan ketergantungan antaraktivitas, serta Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Perencanaan waktu dilakukan dengan menentukan hubungan antaraktivitas, perhitungan maju (forward pass), perhitungan mundur (backward pass), dan perhitungan total float untuk menentukan aktivitas kritis dan tidak kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan metode CPM, waktu penyelesaian proyek adalah 533 hari. Lintasan kritis yang diperoleh terdiri dari Pekerjaan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) (ID1) → Pekerjaan Persiapan (ID2) → Pekerjaan Tanah dan Pondasi (ID3) → Pekerjaan Struktur Beton Bertulang (ID4) → Pekerjaan Dinding, Plesteran dan Acian (ID6) → Pekerjaan Cat (ID14) dengan nilai total float sebesar 0. Sementara itu, pekerjaan Keramik (ID10), Kusen Aluminium 4 Inch, Pintu dan Jendela (ID11), Aksesoris Pintu dan Jendela (ID12), Elektrikal dan Mekanikal (ID13), serta Pekerjaan Lain-lainnya (ID15) termasuk kegiatan tidak kritis karena memiliki total float lebih dari 0. Perencanaan kebutuhan tenaga kerja dilakukan berdasarkan volume pekerjaan dan koefisien tenaga kerja pada AHSP, kemudian disesuaikan dengan durasi masing-masing pekerjaan hasil perencanaan CPM untuk memperoleh kebutuhan tenaga kerja harian. Dengan demikian, penerapan metode CPM dapat memberikan gambaran mengenai durasi proyek, aktivitas yang menjadi prioritas karena berada pada lintasan kritis, serta menjadi dasar dalam perencanaan kebutuhan tenaga kerja pada setiap aktivitas pekerjaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: perencanaan waktu, tenaga kerja, Critical Path Method (CPM), lintasan kritis, AHSP.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Nilam Sari
Date Deposited: 30 Sep 2026 07:09
Last Modified: 30 Sep 2026 07:09
URI: http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1309

Actions (login required)

View Item View Item