Saputra Dani, Syahri (2026) Makna Lafal Tilāwah Dalam Al-Qur‟an (Studi Tafsir Al-Manār Karya Rasyid Ridha). Diploma thesis, Universitas Islam Indragiri.
Preview |
Text
603221010007_SYAHRI SAPUTRA DANI_01_AWAL.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
603221010007_SYAHRI SAPUTRA DANI_02_BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
603221010007_SYAHRI SAPUTRA DANI_03_BAB II.pdf Download (877kB) | Preview |
Preview |
Text
603221010007_SYAHRI SAPUTRA DANI_04_BAB III.pdf Download (590kB) | Preview |
|
Text
603221010007_SYAHRI SAPUTRA DANI_05_ BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (992kB) |
|
Preview |
Text
603221010007_SYAHRI SAPUTRA DANI_06_BAB V.pdf Download (697kB) | Preview |
Preview |
Text
603221010007_SYAHRI SAPUTRA DANI_07_AKHIR.pdf Download (566kB) | Preview |
Preview |
Text
TURNITIN SKRIPSI SYAHRI SAPUTRA DANI.pdf Download (13MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman tilāwah yang masih sering dimaknai secara terbatas sebagai kegiatan membaca Al-Qur'an secara lisan. Pemahaman tersebut belum sepenuhnya menggambarkan penggunaan lafal tilāwah dalam Al-Qur'an yang memiliki makna sesuai dengan konteks masingmasing ayat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna lafal tilāwah dalam Al-Qur'an menurut perspektif Rasyid Ridha dalam Tafsīr al-Manār serta merumuskan konsep tilāwah berdasarkan keseluruhan penafsirannya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna lafal tilāwah menurut Rasyid Ridha bersifat kontekstual dan tidak dapat dibatasi pada satu pengertian. Berdasarkan analisis terhadap sembilan ayat yang menjadi objek penelitian, ditemukan beberapa penggunaan makna tilāwah, yaitu membaca atau membacakan ayat-ayat Allah, menyampaikan wahyu kepada manusia melalui para rasul, menyampaikan risalah dan kebenaran yang bersumber dari Allah, serta membaca ayat-ayat Allah dengan disertai pemahaman terhadap kandungannya. Dalam beberapa penafsirannya, tilāwah juga berkaitan dengan proses pendidikan umat, karena pembacaan wahyu tidak berhenti pada penyampaian ayat, tetapi dilanjutkan dengan pemahaman terhadap ajaran, hikmah, dan petunjuk yang terkandung di dalamnya. Selain itu, tilāwah berperan dalam menjaga hubungan manusia dengan wahyu, memperkuat keimanan, memberikan petunjuk dalam menghadapi kesesatan, serta mendorong manusia untuk mengamalkan ajaran AlQur'an. Berdasarkan keseluruhan hasil tersebut, penelitian ini menemukan bahwa konsep tilāwah menurut Rasyid Ridha merupakan proses yang berlangsung secara bertahap dan saling berkaitan, dimulai dari membaca atau mendengarkan ayat, memahami maknanya, menghayati kandungannya, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan. Dengan demikian, tilāwah menurut Rasyid Ridha bukan hanya kegiatan membaca Al-Qur'an, tetapi merupakan cara manusia berhubungan dengan wahyu agar pesan dan petunjuk Al-Qur'an dapat dipahami serta diterapkan dalam kehidupan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lafal, Tilāwah, Al-Manār, Rasyid Ridha |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Agama Islam > Program Studi Ilmu Alqur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Nilam Sari |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 04:26 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 04:26 |
| URI: | http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
