Fallah Pratama, Rizky (2026) Evaluasi Produksi Beberapa Varietas Jagung Hibrid (Zea Meys L) di Lahan Pasang Surut PT. Riau Sawit Indo Abadi Desa Batang Sari Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir. Diploma thesis, Universitas Islam Indragiri.
Preview |
Text
01. Cover + Pengesahan.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
02. Pendahuluan.pdf Download (220kB) | Preview |
Preview |
Text
03. BAB I.pdf Download (272kB) | Preview |
Preview |
Text
04. BAB II.pdf Download (397kB) | Preview |
Preview |
Text
05. BAB III.pdf Download (252kB) | Preview |
|
Text
06. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (300kB) |
|
Preview |
Text
08. BAB V.pdf Download (177kB) | Preview |
Preview |
Text
07. akhir.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
turnitin fall.pdf Download (13MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil tertinggi dari produksi tiga varietas jagung hibrida yang di uji: Bisi 18, Bisi 234 Maskot, dan Bisi 235 Macho pada lahan pasang surut di kawasan perkebunan PT. Riau Sawit Indo Abadi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juli 2025 menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas tiga perlakuan varietas dan tiga ulangan sehingga diperoleh sembilan satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi panjang tongkol tanpa klobot, bobot jagung segar tanpa klobot, jumlah biji per tongkol, bobot biji segar per tongkol, bobot biji pada kadar air 14%, dan bobot 100 biji. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, analisis ragam (ANOVA), dan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan varietas tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tongkol tanpa klobot, bobot jagung segar tanpa klobot, dan bobot biji segar per tongkol, tetapi berpengaruh nyata terhadap jumlah biji per tongkol, bobot biji pada kadar air 14%, dan bobot 100 biji. Varietas Bisi 235 Macho memberikan hasil terbaik dengan panjang tongkol 14,74 cm, bobot jagung segar tanpa klobot 179,05 g, jumlah biji per tongkol 486,30 butir, bobot biji segar per tongkol 144,55 g, bobot biji pada kadar air 14% sebesar 129,48 g, serta bobot 100 biji sebesar 32,62 g. Hasil tersebut menunjukkan bahwa varietas Bisi 235 Macho memiliki kemampuan adaptasi dan potensi produksi yang lebih baik dibandingkan varietas Bisi 18 dan Bisi 234 Maskot pada kondisi lahan pasang surut di PT. Riau Sawit Indo Abadi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | jagung hibrida, Bisi 18, Bisi 234 Maskot, Bisi 235 Macho, lahan pasang surut, produksi jagung. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Nilam Sari |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 07:47 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 07:47 |
| URI: | http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
