Septi Amanda, Maura (2026) Kearifan Lokal Usahatani Padi Dalam Aspek Sosial Budaya Di Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir. Diploma thesis, Universitas Islam Indragiri.
|
Text
201221010018-Maura Septi Amanda-01-Awal.pdf Download (845kB) |
|
|
Text
201221010018-Maura Septi Amanda-02-Bab1.pdf Download (391kB) |
|
|
Text
201221010018-Maura Septi Amanda-03-Bab2.pdf Download (480kB) |
|
|
Text
201221010018-Maura Septi Amanda-04-Bab3.pdf Download (361kB) |
|
|
Text
201221010018-Maura Septi Amanda-05-Bab4.pdf Restricted to Repository staff only Download (502kB) |
|
|
Text
201221010018-Maura Septi Amanda-06-Bab5.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
201221010018-Maura Septi Amanda-07-Akhir.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
maura_septi_amanda_2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (15MB) |
Abstract
Petani padi di Kelurahan Kempas Jaya memiliki keunikan tersendiri dalam praktik kearifan lokal budidaya padi, seperti tradisi penentuan waktu tanam berdasarkan penanggalan Jawa, sedekah bumi, metik atau wiwitan, hingga cara penyimpanan hasil panen secara tradisional. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengidentifikasi bentuk-bentuk kearifan lokal yang terdapat dalam praktik usahatani padi di Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir, (2) Mengetahui penerapan kearifan lokal usahatani padi di Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir, (3) Mengetahui pengaruh kearifan lokal secara parsial dan simultan terhadap keberlanjutan usahatani padi di Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling terhadap 5 kelompok tani yang dipilih berdasarkan kriteria keaktifan usahatani dan penerapan kearifan lokal, dengan masing-masing kelompok diambil 6 orang responden, sehingga total berjumlah 30 responden. Penelitian ini juga dilengkapi wawancara mendalam terhadap 3 orang responden untuk memperkaya data. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan kearifan lokal terdapat pada seluruh tahapan usahatani, tercermin dari nilai gotong royong, musyawarah, dan pelestarian ritual adat. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 0,607 + 0,474X₁ + 0,171X₂ + 0,003X₃ + 0,441X₄. Secara parsial, pra tanam (X₁) dengan sig. 0,000, penanaman dan pemeliharaan (X₂) dengan sig. 0,049, dan pasca panen (X₄) dengan sig. 0,000 berpengaruh signifikan, sedangkan variabel panen (X₃) tidak berpengaruh signifikan dengan sig. 0,985. Secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung sebesar 28,909 (sig. 0,000) dan R Square sebesar 0,822 atau 82% menunjukkan bahwa seluruh variabel mampu menjelaskan kearifan lokal tersebut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kearifan Lokal, Sosial Budaya, Usahatani, Padi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis |
| Depositing User: | Nilam Sari |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 07:32 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 07:32 |
| URI: | http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1076 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
