Mar’atushaleha, Mar’atushaleha (2026) Analisis Penafsiran Ayat-Ayat Lā Yafqahūna dalam Al-Qur’an. Diploma thesis, Universitas Islam Indragiri.
Preview |
Text
603201010013_Mar'atushaleha_01-Cover_Abstrak_Pengesahan..pdf Download (771kB) | Preview |
Preview |
Text
603201010013_Mar'atushaleha_02-Pendahuluan.pdf Download (505kB) | Preview |
Preview |
Text
603201010013_Mar'atushaleha_03-Bab1.pdf Download (349kB) | Preview |
Preview |
Text
603201010013_Mar'atushaleha_04-Bab2.pdf Download (444kB) | Preview |
Preview |
Text
603201010013_Mar'atushaleha_05-Bab3.pdf Download (448kB) | Preview |
|
Text
603201010013_Mar'atushaleha_06-Bab4.pdf Restricted to Repository staff only Download (487kB) |
|
Preview |
Text
603201010013_Mar'atushaleha_07-Bab5.pdf Download (225kB) | Preview |
Preview |
Text
603201010013_Mar'atushaleha_08-Pustaka_Lampiran..pdf Download (270kB) | Preview |
Preview |
Text
TURNITIN SKRIPSI MAR'ATUSHALEHA IAT 49%.pdf Download (14MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan frasa lā yafqahūna dalam delapan ayat al-Qur’an yang sama-sama diterjemahkan ‘mereka tidak memahami’, tetapi hadir dalam susunan bahasa, sasaran, dan konteks yang berbeda. Perbedaan tersebut menuntut pemetaan yang lebih cermat agar ketidakpahaman dalam ayatayat itu tidak direduksi menjadi kelemahan intelektual semata. Penelitian ini bertujuan: (1) menjelaskan makna leksikal dan distribusi frasa lā yafqahūna; (2) memetakan pola struktur bahasa Arab serta klasifikasi kontekstualnya; dan (3) membandingkan penafsiran para mufasir untuk merumuskan karakter dan implikasi ketidakpahaman yang dimaksud al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Metode utama yang digunakan ialah tafsir tematik berbasis frasa. Delapan ayat yang memuat bentuk tepat lā yafqahūna dihimpun, dibaca dalam konteks ayat dan surah, dianalisis secara struktural dan semantik-kontekstual, kemudian dibandingkan melalui penafsiran Hasbi Ash-Shiddieqy, Ibn Kathir, alQurthubi, dan Tafsir Kementerian Agama RI. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan secara deskriptif, komparatif, dan sintetis. Hasil penelitian menunjukkan lima pola struktur: (1) jumlah fi‘liyyah negatif sebagai sifat bagi kata qulūb pada QS. al-A‘rāf 7:179; (2) konstruksi kausal bi-annahum qawmun lā yafqahūna pada QS. al-Anfāl 8:65, at-Taubah 9:127, dan al-Ḥasyr 59:13; (3) konstruksi akibat fa-hum lā yafqahūna pada QS. at-Taubah 9:87 dan al-Munāfiqūn 63:3; (4) konstruksi korektif dan pembatasan bal kānū lā yafqahūna illā qalīlan pada QS. al-Fatḥ 48:15; serta (5) konstruksi adversatif walākinna al-munāfiqīna lā yafqahūna pada QS. al-Munāfiqūn 63:7. Pada QS. al-Anfāl 8:65, subjek ketidakpahaman adalah orang-orang kafir, bukan kaum mukmin. Perbandingan tafsir memperlihatkan titik temu bahwa lā yafqahūna terutama menunjuk kegagalan etis-spiritual dalam menerima kebenaran, sedangkan perbedaannya terletak pada tekanan riwayat, bahasa, teologi, dan konteks sosial. Implikasinya, pemahaman al-Qur’an menuntut keterpaduan akal, hati, indra, iman, serta kesediaan untuk taat
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lā Yafqahūna, Penafsiran Al-Qur’an, Struktur bahasa arab, ketidakpahaman, tafsir tematik |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Agama Islam > Program Studi Ilmu Alqur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Nilam Sari |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 07:49 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 07:49 |
| URI: | http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1487 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
