Herliza, Siti (2026) Analisis Financial Performance dengan Menggunakan Studi Current Ratio, Debt To Equity Ratio, dan Net Profit Margin : PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022-2024. Diploma thesis, Universitas Islam Indragiri.
Preview |
Text
101221010143_Siti_Herliza_01-Cover_Abstrak_Pengesahan-5.pdf Download (2MB) | Preview |
Preview |
Text
101221010143_Siti_Herliza_02-Pendahuluan.pdf Download (2MB) | Preview |
Preview |
Text
101221010143_Siti_Herliza_03-Bab1.pdf Download (3MB) | Preview |
Preview |
Text
101221010143_Siti_Herliza_04-Bab2.pdf Download (5MB) | Preview |
Preview |
Text
101221010143_Siti_Herliza_05-Bab3.pdf Download (2MB) | Preview |
|
Text
101221010143_Siti_Herliza_06-Bab4.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
|
Preview |
Text
101221010143_Siti_Herliza_07-Bab5.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
101221010143_Siti_Herliza_08-Pustaka_Lampiran.pdf Download (5MB) | Preview |
Preview |
Text
101221010143_Siti_Herliza_09-Hasil_Turnitin.pdf Download (14MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada periode pasca restrukturisasi utang (2022-2024). Penilaian difokuskan pada tiga aspek fundamental keuangan: likuiditas (Current Ratio), solvabilitas (Debt to Equity Ratio/DER), dan profitabilitas (Net Profit Margin/NPM). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung dan menginterpretasikan ketiga rasio keuangan berdasarkan data laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kinerja likuiditas berada dalam kondisi sangat lemah. Current Ratio perusahaan secara konsisten berada di bawah standar ideal 2:1, dengan rata-rata 0,50:1 dan deviasi rata-rata -74,8%. (2) Kinerja solvabilitas menunjukkan kondisi kritis dengan ekuitas negatif selama tiga tahun berturut-turut (rata-rata defisit USD 1,39 miliar). DER bernilai negatif (-506% s.d -625%), yang berdasarkan standar Kasmir (2019) termasuk kategori kritikal dan mengindikasikan technical insolvency. Restrukturisasi utang tahun 2022 belum berhasil memperbaiki struktur permodalan secara fundamental. (3) Kinerja profitabilitas sangat fluktuatif. Setelah disesuaikan dengan one-time gain restrukturisasi, NPM tercatat 8,9% (2022), 8,6% (2023), dan -2,0% (2024), di mana tahun 2024 gagal memenuhi standar industri 3-8% menurut IATA. Kesimpulannya, kinerja keuangan PT Garuda Indonesia periode 2022-2024 masih belum sehat. Perusahaan memerlukan intervensi strategis yang lebih komprehensif, seperti restrukturisasi permodalan yang agresif, pengendalian biaya operasional, dan peningkatan efisiensi, untuk mencapai kondisi keuangan yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kinerja Keuangan, Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin, Garuda Indonesia, Restrukturisasi Utang |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Nilam Sari |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 07:50 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 07:50 |
| URI: | http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1514 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
