Ardiansyah, Thio (2026) Pengaruh Job Stres Terhadap Psycological Well-Being Dengan Resiliensi Sebagai Variabel Mediasi Pada Karyawan CV. Naga Mas Tembilahan. Diploma thesis, Universitas Islam Indragiri.
|
Text
101211010047_Thio Ardiansyah_01-Cover_Abstrak_Pengesahan.pdf Download (722kB) |
|
|
Text
101211010047_Thio Ardiansyah_02-Pendahuluan.pdf Download (502kB) |
|
|
Text
101211010047_Thio Ardiansyah_03-Bab1.pdf Download (537kB) |
|
|
Text
101211010047_Thio Ardiansyah_04-Bab2.pdf Download (707kB) |
|
|
Text
101211010047_Thio Ardiansyah_05-Bab3.pdf Download (456kB) |
|
|
Text
101211010047_Thio Ardiansyah_06-Bab4.pdf Restricted to Repository staff only Download (719kB) |
|
|
Text
101211010047_Thio Ardiansyah_07-Bab5.pdf Download (423kB) |
|
|
Text
101211010047_Thio Ardiansyah_08-Pustaka_Lampiran.pdf Download (733kB) |
|
|
Text
SKRIPSI__Tio_Ardiyansyah 41 _.pdf Download (14MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Job Stress terhadap Psychological Well-Being dengan Resiliensi sebagai variabel mediasi pada karyawan CV. Naga Mas Tembilahan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden yang merupakan seluruh karyawan CV. Naga Mas Tembilahan dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Job Stress tidak berpengaruh signifikan terhadap Psychological Well-Being dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,088, nilai t-statistic sebesar 1,083, dan nilai p-value sebesar 0,139. Selain itu, Job Stress juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Resiliensi dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,163, nilai t-statistic sebesar 0,588, dan nilai p-value sebesar 0,278. Namun, Resiliensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Psychological Well-Being dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,865, nilai t-statistic sebesar 14,718, dan nilai p-value sebesar 0,000. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa Resiliensi tidak mampu memediasi pengaruh Job Stress terhadap Psychological Well-Being dengan nilai koefisien pengaruh tidak langsung sebesar 0,141, nilai t-statistic sebesar 0,581, dan nilai p-value sebesar 0,281. Hasil uji R-Square menunjukkan bahwa variabel Psychological Well-Being memiliki nilai sebesar 0,781 yang berarti 78,1% variasi Psychological Well-Being dapat dijelaskan oleh variabel dalam model penelitian, sedangkan sisanya sebesar 21,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Sementara itu, nilai R-Square pada variabel Resiliensi sebesar 0,027 menunjukkan bahwa Job Stress hanya mampu menjelaskan 2,7% variasi Resiliensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesejahteraan psikologis karyawan lebih dipengaruhi oleh tingkat resiliensi yang dimiliki dibandingkan oleh stres kerja itu sendiri. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat resiliensi karyawan melalui dukungan psikologis, program pengembangan diri, dan lingkungan kerja yang suportif guna meningkatkan kesejahteraan psikologis serta menjaga produktivitas karyawan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Job Stress, Psychological Well-Being, Resiliensi, Mediasi, PLS-SEM. |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Nilam Sari |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 08:49 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 08:49 |
| URI: | http://repository.unisi.ac.id/id/eprint/1373 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
